SUKOHARJO - pada hari selasa 15 oktober 2024 siswa siswi SMK Tunas bangsa melakukan kunjungan ke rumah produksi sarung goyor, Industri lokal ini telah berdiri dari tahun 1950 an sampai sekarang ini, dan masih terus di kembangkan
Dalam proses pembuatannya meliputi
.Proses pembuatan sarung goyor dilakukan secara tradisional dengan alat tenun bukan mesin (ATBM) dan bahan baku impor. Berikut adalah beberapa tahapan dalam proses pembuatan sarung goyor:
Menggunakan ATBM yang berbahan dasar kayu dan digerakkan dengan tenaga manusia.
Menggunakan kerekan untuk menggulung benang.
Menggunakan baki kayu untuk melukis motif pada sarung.
Menggunakan benang rayon yang dapat memberikan efek sejuk di musim panas dan hangat di musim dingin.
Sistem penjualan sarung goyor ini berupa, mempunyai mitra di solo dan di kirim 1-2 minggu sekali
Dalam pesannya ke generasi muda pak suroto berpesan: untuk tidak melupakan sarung goyor dan agar selalu melestarikan sarung goyor agar keberadaan nya tidak tertelan oleh zaman
Industri Sarung goyor ini tidak hanya menjadi simbol tradisi lokal, tetapi juga bagian penting dari identitas dan kekuatan ekonomi masyarakat Desa setempat.
Berita di atas di tulis oleh Choirul Anas Ma'ruf kelas X TSM,SMK Tunas bangsa Tawang sari



Komentar
Posting Komentar